Sabtu, 11 Juni 2011

Banyak Main di Warnet, Bisa Cegah Kepikunan


Ini adalah berita gembira bagi para kaskuser , facebooker , R-netter atau bloggers pada umumnya sekaligus bagi para lanjut usia ( lansia ) khususnya.

Karena dengan mengakses internet, kita tidak hanya dapat mengetahui informasi tetapi dengan surfing di dunia maya ini, dapat membantu untuk memperbaiki dan melatih fungsi otak.

Dan ini, khususnya bagi lansia, dapat mencegah pikun (dementia) yang seringkali mengancam orang lanjut usia, karena dengan mengakses internet berarti kita sudah melakukan atau melibatkan otak dalam sebuah aktivitas yang cukup rumit sehingga fungsi otak tetap dapat dipertahankan.

Dengan surfing di internet, ibaratnya kita seperti membaca sebuah buku, sehingga bagian otak yang berfungsi untuk pengendalian bahasa, pengendalian daya ingat dan daya visual akan ikut bekerja, bahkan menambahkan aktivitas tambahan bagi otak yaitu untuk pengendalian keputusan dan pertimbangan.

Ini yang membedakannya dengan membaca, karena bila kita surfing di internet maka kita akan dihadapkan dengan berbagai macam pilihan informasi yang harus kita pilih atau kita klik, dengan adanya keputusan yang harus dibuat inilah aktivitas bagian otak untuk pembuatan keputusan dan pertimbangan akan terus diasah.

Nah, bila lansia sering2 mencari informasi di internet akan menghambat sejumlah proses penuaan pada otak seperti pengurangan atau penciutan aktivitas sel otak dan akan membuat orang tua ini tetap segar ingatannya.

Ada juga beberapa kegiatan lain yang disinyalir dapat juga mencegah dementia/pikun yaitu bermain puzzle, bermain musik, main catur dan juga harus dibantu dengan menjaga makanan dengan gizi yang seimbang dan tidak lupa pula dengan olah raga yang teratur.

Sumber : Kaskus.us dan Blogger

0 komentar:

Poskan Komentar

Nasehat Minggu ini

Dari Salman Al-Farisi ra., dia berkata,

Rasulullah SAW bersabda, ”Apabila seorang hamba berada di padang yang sepi, lalu waktu sholat telah tiba maka hendaknya dia berwudhu. Jika tidak menemukan air, maka hendaknya dia tayamum, jika dia beriqomat maka ada dua malaikat yang sholat bersamanya, jika dia beradzan dan iqomat, maka yang sholat dibelakangnya adalah tentara Allah yang tidak terlihat kedua ujungnya.”

(Rowahu Abdul Rozzaq dan at-Thabrani – Mu’jam al-Kabir).